Cara Sukses Bisnis Sapi Perah

    Segelas susu per hari bisa menyehatkan tulang, gigi, dan mengoptimalkan pertumbuhan balita dan anak-anak. Slogan tersebut selama ini menjadi patokan bagi banyak orangtua untuk kemudian memberikan susu sebagai salah satu bahan minuman yang perlu dinikmati oleh anak-anak setiap harinya. Bahkan tak jarang bukan hanya anak dan balita yang terbantu dengan khasiat susu tersebut. Remaja yang tengah mengalami masa pertumbuhan juga tetap memerlukan susu untuk menguatkan tulang dan menunjang pertumbuhan tinggi badan mereka. Bagi orang dewasa dan manula, susu juga diperlukan bagi kesehatan tulang, mencegah oesteroporosis, dan juga menyehatkan keseluruhan tubuh secara maksimal.



    Dari sekian jenis susu yang beredar, dominasi terbesar dipegang oleh susu sapi. Susu sapi ini bisa dinikmati hangat, dingin, dicampur bahan lain seperti coklat, kopi, dan buah-buahan.Berbagai jenis susu sapi juga turut menyemarakkan pasaran. Mulai dari jenis susu segar, susu kaleng, susu bubuk, susu kental manis, susu UHT, dan susu pasteurisasi. Semua memiliki segala manfaat pada susu sapi dengan kadar masing-masing sesuai dengan cara pengolahannya.Karena banyaknya konsumsi susu sapi tersebut, maka sampai saat ini banyak dibutuhkan susu segar sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk yang membutuhkan bahan baku susu sapi. Susu inilah yang berasal dari peternakan sapi perah pada berbagai daerah di Indonesia. Karena kurangnya komoditas susu, tak jarang justru Indonesia mengimpor susu sapi dari negara lain terutama New Zealand. Padahal jika peternak sapi perah bisa mengoptimalkan kinerjanya, kebutuhan susu dalam negeri akan bisa tercukupi sehingga tak membutuhkan harga yang tinggi.

    Beternak sapi perah, selama ini identik dengan lahan luas dan daerah yang berhawa sejuk cenderung dingin. Daerah sekitar Malang dan Batu menjadi dua kabupaten dan kota terbesar hasil susunya karena di sana banyak peternakan sapi perah. Sapi-sapi tersebut dipelihara dengan cukup baik dan dijaga kebersihannya. Dengan terpeliharan kesehatan dan kebersihannya, maka susu yang dihasilkan juga menjadi lancar, bergizi, dan bebas dari berbagai bakteri penyebab penyakit. Di dalam memelihara sapi perah diperlukan juga adanya kesiapan yang bisa dicatat sebagai berikut :
-       Keinginan untuk melakukan budidaya sapi perah.
Adanya keinginan yang kuat untuk membudidayakan atau beternak sapi perah merupakan hal utama yang perlu dipersiapkan sebelum kita menerjuni bisnis tersebut. Sapi bukanlah hewan kecil yang bisa dielus dan menumbuhkan rasa sayang. Suara sapi yang menggelegar kadangkala membuat anak-anak menjadi takut. Inilah mengapa diperlukan adanya mental yang kuat untuk memelihara hewan besar bersuara lantang tersebut.
-       Lahan yang memungkinkan.
Sebelum mempersiapkan diri untuk memelihara sapi perah, kita perlu memikirkan adanya lahan yang memungkinkan untuk beternak. Tak harus luas, tetapi cukup ventilasi dan nyaman baik bagi hewan ternak dan masyarakat di sekitarnya.
-       Menyiapkan permodalan.
Permodalan memelihara sapi perah bisa dibedakan menjadi permodalan secara dana dan permodalan ketrampilan. Sebelum terjun ke dalam bisnis ini kita perlu mempersiapkan permodalan minimal untuk lima ekor sapi. Satu sapi bisa berharga sekitar sepuluh juta rupiah. Sedangkan ketrampilan memeliharanya bisa dipelajari sendiri atau dengan meminta ilmu pada dokter hewan dan sarjana peternakan.
-       Pemeliharaan sapi perah.
Memelihara sapi perah tak bisa dilakukan sendiri, perlu adanya bantuan dari tenaga kerja yang dipersiapkan khusus. Pembersihan kandang, pemberian makan dan minum, memandikan sapi, dan pemerahan susu merupakan kegiatan sehari-hari pebisnis sapi perah. Apabila sapi masih sedikit mungkin pekerjaan bisa dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Tetapi apabila sapi telah banyak, maka penambahan tenaga dan pengkhususan pada bidang masing-masing bisa dilakukan demi kelancaran peternakan sapi perah tersebut.
-       Pemasaran produk susu sapi perah.
Produk susu tak begitu sulit untuk memasarkannya.pada peternakan sapi perah skala kecil, pemasaran bisa secara langsung kepada konsumen. Memiliki tukang susu keliling atau mengirimnya pada customer tertentu akan memudahkan pemasaran tersebut. Selanjutnya apabila kapasitas produksi susu sapi sudah melimpah, maka bisa menawarkan kerjasama pada pabrik susu atau pengepul susu. Ada beberapa peternakan yang juga langsung mengolah susu segarnya menjadi susu pasteurisasi dan susu UHT untuk kemudian dijual di pasaran.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat

1 Response to "Cara Sukses Bisnis Sapi Perah"

susu kambing etawa said...

thnak infonya bermanfaat sekali menambah pengetahuan
salam sukses selalu gan,..

Contact Form

Name

Email *

Message *