Kata-Kata Cinta Motivasi Untuk Move On

Move on dari mantan merupakan hal yang bisa dikatakan susah susah gampang. Semua itu tergantung dari seberapa besar perasaan terhadapnya dulu, kenangan pahit atau manis, bahkan perasaan sayang yang sampai saat ini masih terasa.


Untuk bisa move on secepatnya ada banyak cara untuk melakukan hal itu. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghilang dari kehidupan pribadinya. Kalau kamu berusaha melupakan Dia, itu justru sulit.

Untuk lebih jelasnya, pertama putuskan komunikasi dengan Dia, jika karena alasan tidak enak, kamu bisa memberi kesan seolah sedang bertukar akun, nomor handphone, bbm, dsb dengan Orang terdekatmu. Tapi jika ingin cepat move on putuskan total saja kontak dengannya, itu lebih membantu. Dan jangan pernah kepoin tentang mantan. Apapun yang terjadi biarlah berlallu dan tetap semangat terhadap cita-citamu di masa yang akan datang.

Kata-Kata Cinta Motivasi Untuk Move On


Kata-Kata Cinta Motivasi Untuk Move On

Kita seharusnya sadar, bahwa siapapun Orang yang pernah hadir dalam kehidupan Kita, pasti memberi dampak atau perubahan hidup Kita. Dengan hadirnya seseorang, Kita bisa tahu tentang hal baru, perasaan baru, dan pengetahuan baru yang pasti Dia berikan. Tugas Kita tentu saja untuk menjadikan hal itu sebagai pelajaran, agar tidak tersesat di kemudian hari.

Saat Kita masih membuka pikiran untuk mantan yang hebat, sebenarnya saat itu Kita sedang membuang kesempatan merasakan kasih sayang dari Orang baru yang lebih hebat.

Ini jelas sebuah fakta, saat Kita masih memikirkan mantan, Kita tidak lagi bisa fokus dengan Orang baru, bahkan hasrat dengan Orang baru tidak begitu besar. Sehingga tindakan apapun dari Orang baru tidak akan membuat Kita merasakannya. Alasannya karena Kita terlalu memikirkan perasaan pada mantan. Atau mungkin, karena masih membuka pikiran terhadap sosok mantan, Kita menutup kemungkinan masuknya Orang baru yang lebih hebat dalam memberikan kasih sayangnya.

Kita hidup untuk saat ini dan untuk nanti, bukan untuk yang sudah berlalu. Motivasi untuk Move on dari mantan atau masa lalu. Faktanya, lebih penting untuk memikirkan saat ini dan untuk nanti. Karena seindah apapun kehidupan yang sudah berlalu, Kita tidak akan pernah bisa kembali ke masa itu.

Yang bisa Kita lakukan hanyalah menjadi lebih baik hari ini dan yang akan datang. Tindakan percuma jika Kita justru meratapi kehidupan yang sudah berlalu.

Apalagi sampai mengorbankan kebahagiaan saat ini. Atau yang lebih buruk lagi menutup kemungkinan-kemungkinan memperoleh kebahagiaan di masa yang akan datang.

Dengan itu Kamu harus mulai sadar bahwa masa lalu bukan lagi menjadi hidup yang Kamu jalani. Tapi saat ini, dan tentunya yang akan datang. Nikmati hari ini dan siapkan yang akan datang.

Memang sulit untuk menerima kenyataan kalau Dia telah pergi meninggalkan Kita, tapi akan lebih sulit lagi bagi Kita untuk bahagia, jika Kita terus memilih untuk merasakan kesulitan menerima kenyataan yang ada.

Menerima kenyataan kalau Dia sudah pergi dari hidup Kita itu memang sulit, karena Kita terus terkenang akan sosok dirinya. Tapi akan lebih menyulitkan lagi jika Kita tidak segera mengatasi hal itu. Rasa sesak di dada memang tidak seketika hilang. Perlu proses dan tidak harus selalu dengan mencari pengganti yang baru. Habiskan waktu dengan kegiatan positif yang bisa menenangkan hati sekaligus mengalihkan pikiran dari sang mantan.

Alasan seseorang memilih untuk pergi, adalah karena Dia tidak melihat kualitas dari diri Kita. Maka, tunjukkan kualitas diri Kamu dan buat Dia menyesal dengan kepergiannya itu.

Kalau Dia pergi dan akhirnya jadi mantan, bisa saja Dia tidak melihat adanya kualitas diri yang baik dari diri Kita. Kita tidak akan sadar jika Dia tidak meninggalkan Kita. Maka lebih baik tingkatkan kualitas diri kamu dan buktikan bahwa Kamu Orang yang pantas untuk dibanggakan. Dan tunggu saja, Dia bisa saja pada akhirnya merasakan apa yang sedang Kamu rasakan sekarang.

Kepergiannya untuk Orang lain, sudah menjadi bukti bahwa Dia tidak mencintai Kamu. Jika Kamu bertahan, maka tidak ada jaminan Dia bisa memberikan cinta yang selayaknya Kamu rasakan darinya.

Dia pergi untuk Orang lain, tentu saja itu menyakitkan. Meratapinya tentu saja akan semakin membuat kamu terluka. Bayangan masa lalu yang indah, itu akan selalu menjadi bayangan saja. Karena kalaupun Kamu masih tetap bersama Dia, Dia tidak akan bisa menjadi Orang yang Kamu butuhkan.

Menutup perasaan terhadap mantan adalah hal sangat menyakitkan tapi seketika, itu lebih baik jika dibandingkan perasaan menyakitkan ala kadarnya tapi tidak tahu pasti kapan berakhirnya.

Mungkin dalam pikiran masih sayang mantan, masih penasaran dengan perkembangan mantan, bahkan masih sempat-sempatnya menanyakan perasaan mantan. Niat mendapat perasaan lega, tapi ini justru akan menyakitkan. Tapi saat menutup perasaan terhadap mantan, menutup diri, bahkan tidak lagi ingin tahu urusan Dia, rasanya juga sangat menyiksa bahkan menyakitkan. Tapi setelah biasa, Kita justru merasakan ketenangan dan siap untuk membuka lembaran baru.

Jika saja Kamu bisa kembali ke masa lalu, hal terbaik adalah cukup tahu bagaimana rasanya punya hubungan dengan Dia, bukan untuk kembali bersama Dia.

Pernah tidak Kamu berkhayal bisa kembali ke masa lalu cuma ingin kembali dengan mantan dan memperbaiki kesalahan yang ada, itu tidak perlu, karena itu tidak akan terjadi. hehe.

Jika hubungan baru adalah persaingan, maka Kamu sudah kalah jauh dengan mantan. Dia sudah bahagia dengan Orang baru, sementara Kamu hanya bisa mengawasi sambil mengabaikan Orang yang sayang sama Kamu.

Pasti pernah kan, Kamu masih menguntit hubungan baru sang mantan. yang akhirnya melupakan hubungan Kamu saat ini. Dia bahagia tapi kamu justru terlalu sibuk mengurusi perkembangannya. Dalam persaingan, itu sudah langkah yang salah. Lebih baik fokus melangkah dengan Orang baru, dan biarkan mantan mau seperti apapun.

Hal paling menyakitkan untuk mantan, adalah saat Dia berusaha mengingatkan kenangan yang ada, tapi Kamu bersikap seolah tidak pernah ada hubungan diantara kalian.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat