Remaja Pamer Foto Mesra Bersama Pacar atau Pasangannya Setelah Putus Malu Nggak Tuh Ya

BeritaKapan - Media sosial seolah sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Banyak orang, termasuk para remaja yang memanfaatkan media sosial seperti Instagram untuk mengabadikan momen tertentu mereka bersama teman-teman atau pacarnya.


Remaja Pamer Foto Mesra Bersama Pacar atau Pasangannya Setelah Putus Malu Nggak Tuh Ya


Tetapi tak jarang, justru ada beberapa remaja yang kerap mengunggah foto-foto mesra dengan sang pacar bahkan cukup tergolong intim. Namun intim yang dimaksud di sini adalah melibatkan hubungan fisik, seperti berpelukan, berciuman, duduk berpangkuan, dan lain sebagainya.

Ia melanjutkan, jika tujuannya seperti itu, sangat berbeda dengan remaja yang sengaja mengumbar kemesraan untuk sekadar diperhatikan. Bahkan dulu di Facebook, para remaja seolah lebih bebas untuk mengunggah foto-foto mesra bersama pacarnya. Hingga pada suatu titik, orang menjadi jenuh melihatnya.

"Ada satu titik orang menjadi nggak nyaman bahkan terganggu dengan PDA itu. Sebetulnya apa yang mau diraih? Dari sisi si pelaku yang pasti dia ingin cari perhatian. Dari situ orang jadi banyak yang nge-like, atau jadi sebel dan ada haters-nya. Dan pada akhirnya yang dibutuhkan memang hanya perhatiannya," lanjut psikolog kelahiran 1973 itu.

Ditambahkan oleh psikolog Elizabeth Santosa mengatakan adalah hal yang sangat natural jika seorang remaja ingin diakui menjadi orang dewasa dalam proses tumbuh kembangnya. Salah satu cara untuk mendapat pengakuan tersebut adalah dengan berdandan layaknya dewasa, padahal usianya masih cukup belia.

"Kenapa sekarang anak remaja dandannya lebih tua dari umurnya? Baru umur belasan sudah seperti umur 25 tahun karena mereka ingin dapat pengakuan. Mereka mau menjadi orang dewasa, tetapi lupa jika proses itu perlu transisi. Cara berpikirnya belum dewasa sehingga mereka hanya mengikuti tren dan gaya-gayanya saja," tutur Elizabeth saat dihubungi Wolipop, Selasa, (3/8/2016).

Tetapi tak jarang, media sosial juga digunakan untuk mengumbar kemesraan di depan umum atau yang lebih dikenal dengan istilah public display of affection (PDA) oleh para remaja.

PDA merupakan sebuah momen intim yang diperlihatkan kepada khalayak baik secara sadar maupun tidak sadar. Intim yang dimaksud adalah berpelukan, berciuman, membelai-belai, atau hal-hal lain yang berhubungan dengan sentuhan fisik.

Bagi orang yang terbiasa melakukan hal tersebut, mereka berpendapat bahwa hal itu adalah wajar karena sebagai bentuk rasa sayang kepada pasangannya. Lantas apakah hal itu bisa diterima oleh semua orang? Para nara sumber juga akan mengungkapkan mengapa kini para remaja banyak yang mengumbar kemesraannya di sosial media. Mereka juga akan menjabarkan bahaya-bahaya yang bisa saja terjadi terhadap remaja yang melakukan PDA di media sosial, serta bahaya terhadap orang yang melihatnya.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat