Empat Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia

     BeritaKapan - Empat Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia. Ketika kita mendengar kata ular, pastinya kita agak sedikit merasa takut. Hewan melata yang satu ini memang mengerikan selain bentuknya yang bersisik sebagian besar spesies ular di muka bumi memiliki bisa yang dapat amat berbahaya bagi manusia. Bisa ular memang terbagi menjadi beberapa kategori mulai yang tidak berbahaya, medium atau cukup berbahaya sampai yang sangat berbahaya yang mampu membunuh manusia hanya dengan beberapa tetes racun yang dimiliki ular. Berikut Empat Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia.

1. Ular Viper

Lima Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia

     Ular Viper dapat ditemukan di setiap tempat di dunia, namun yang paling berbisa adalah saw scaled viper dan chain viper yang hanya bisa ditemukan di Timur Tengah, Asia Tengah ( khususnya Negara India dan Cina ), dan Asia Tenggara. Ular Viper juga termasuk ular yang cepat marah, bergerak cepat, dan umumnya aktif pada malam hari atau setelah hujan reda. 

     Sebagian besar jenis ular ini memeiliki racun yang menyebabkan nyeri pada tempat gigitan, dan segera diikuti dengan pembekakan hebat, serta penurunan tekanan darah dan detak jantung. Sakit parah dapat berlangsung selama kurang lebih 2 sampai 4 minggu. Seringkali, puncak pembekakan lokal terjadi dalam kuruun waktu 48 sampai 72 jam pasca gigitan. Kematian juga dapat terjadi dalam waktu 1 sampai 14 hari pasca gigitan akibat gagal jantung dan pernapasan.

2. Ular Krait Biru

Lima Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia

     Ular Krait biru dapat ditemukan di seluruh Asia Tenggara khususnya Indonesia.Diketahui 50% gigitan krait biru dapat mematikan, bahkan dengan antibisa sekalipun.Krait berburu dan membunuh ular lain, bahkan mengorbankan krait lainnya untuk dijadikan santapannya. Bisa ular krait biru merupakan racun saraf yang 16 kali lebih kuat dari seekor ular king kobra.Sebelum ditemukan antibisa, tingkat kematiannya kurang lebih 85%. Bahkan, jika antibisa sudah diberikan, belum tentu kamu bisa selamat dari bisa tersebut. Kematian biasanya terjadi dalam waktu 6-12 jam setelah tergigit. Bahkan, kematian dapat terjadi saat korban baru dalam perjalanan ke rumah sakit akibat tidak segera mendapatkan pertolongan medis.

3. Ular Taipan

Lima Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia

      Satu lagi jenis ular dari negara Australia, yaitu Ular Taipan, ular taipan biasanya cukup kuat untuk membunuh sampai 12.000 marmut. Racunnya menggumpalkan darah ke korban sehingga menghambat pembuluh arteri atau vena. Sebelum ada antibisa, tidak ada catatan korban yang selamat dari gigitan ular taipan. Kematian terjadi hanya dalam kurun waktu satu jam saja. Bahkan dengan antibisa pun, sebagian besar korban harus menjalani perawatan yang sangat serius. Ular taipan mirip dengan ular mamba hitam Afrika dalam morfologi dan perilakunya.

4. Ular Derik

Empat Jenis Ular Paling Berbisa Di Dunia

     Ular derik atau disebut dengan rattlesnake merupakan satu-satunya ular yang hidup di Negara Amerika dalam daftar ini. Ular derik mudah dikenali dari bunyi khas dari getaran di ujung ekornya. Saat menyerang korbannya ular ini mampu menyodokkan hingga lebih dari 2/3 panjang tubuhnya. Ular muda lebih bahaya daripada ular dewasa karena ketidak mampuannya mengontrol jumlah racun yang disuntikkan.Kesulitan dalam bernapas, lumpuh, dan pendarahan yang terus-menerus merupakan gejala umum akibat gigitan ular ini. Jika tidak diobati, ini akan berakibat fatal bahkan sampai meninggal.

Jangan Lupa Share Ya