8 Orang Terkaya Di Dunia Karena Bermain Game

BeritaKapan - 8 Orang Terkaya Di Dunia Karena Bermain Game. Apakah anda pernah merasakan betapa serunya bermain video game? Namun, menurut sebagian orang bahwa bermain video game sering kali dipandang negatif. Sebetulnya, bermain game itu sering dikaitkan dengan orang yang mempunyai rasa pemalas serta membuang-buang waktu. Tetapi, jika bermain game dijadikan sebagai hal yang serius ternyata bisa dijadikan sebuah profesi yang cukup menguntungkan. Dan ditambah lagi di jaman sekarang ini, sudah banyak sekali gamers profesional yang memperoleh penghasilan fantastis dari turnamen-turnamen game yang mereka ikuti. Nah, berikut tim beritakapan sudah mengutip mengenai delapan orang terkaya di dunia karena bermain game.

8 Orang Terkaya Di Dunia Karena Bermain Game

1. PewDiePie

PewDiePie selain berprofesi sebagai Youtuber dengan jumlah pelanggan terbanyak, namun ia juga dinobatkan sebagai gamer terkaya saat ini. The Wall Street Journal melaporkan bahwa PewDiePie menghasilkan uang sebesar US$ 4 juta (Rp. 53,2 miliar) pada tahun 2013. Menurutk koran harian asal Swedia “Expressen” melaporkan bahwa pendapatan PewDiePie sebesar US$ 7.5 juta (Rp. 99,7 miliar) di tahun 2014. 

Pada tahun 2015 Forbes memasukkan PewDiePie ke dalam daftar Youtuber terkaya dengan penghasilan yang ia dapatkan sebesar US$ 12 juta (Rp 159,6 miliar). Di tahun 2016 Forbes memasukkan kembali nama PewDiePie ke dalam daftar Youtuber dengan penghasilan tertinggi karena pendapatannya yang mencapai US$ 15 juta (Rp. 199,5 miliar). Serta pada tanggal 23 Agustus 2016 kemarin PewDiePie dinobatkan oleh Guinness World Records sebagai “Youtuber Dengan Jumlah Pelanggan Terbanyak” yaitu 47.4 juta. Dan pada bulan Januari 2017 ini jumlah pelanggan kanalnya sudah mencapai 52 juta.

2. Carlos Rodriguez

Carlos Rodriguez atau Ocelote, merupakan prai asal Spanyol kelahiran tahun 1990 yang terkenal berkat game League of Legends. Ia berposisi sebagai mid dalam tim SK Gaming. Pada tanggal 31 Desember 2013 ia meninggalkan SK Gaming dan bergabung dengan tim lololol lalu berkompetisi di SCAN EUW Winter Invitational. Penghasilan yang ia raih per tahunnya adalah sekitar US$ 1.000.000 (Rp. 13 miliar). Ocelote terkenal sebagai pemain yang sangat vokal karena suka berteriak dengan suara keras saat bermain, bahkan hingga terdengar saat live streaming.

3. Team Newbee

Team Newbee yang berasal dari Cina didirikan oleh Zhang “Xiao8” Ning yang disponsori oleh seorang miliuner Cina Wang “Niuwa” Yue. Pada tahun 2014 dengan beranggotakan Chen “Hao” Zhihao, Wang “Sansheng” Zhaohui, Zhang “Mu” Pan, Zhang “Xiao8” Ning, dan Wang “Banana” Jiao, Team Newbee berhasil menjadi juara dalam ajang turnamen internasional DOTA 2, dan membawa pulang hadiah sebesar US$ 5.000.000. (Rp. 66.5 miliar). Tidak ada data secara pasti akan penghasilan pertahun Team Newbee, tetapi Esportsearnings.com melaporkan total pendapatan mereka sekitar US$ 7.3 juta (Rp. 97,1 miliar) selama mengikuti 83 turnamen. 

4. Johnathan Wendell

Johnathan Wendell atau yang lebih dikenal dengan sebutan “Fatal1ty” adalah seorang gamers asal Amerika. Debutnya sebagai seorang gamers profesional adalah pada tahun 1999 dimana dia berhasi menduduki peringkat ketiga pada turnamen Quake III Arena. Sepanjang karirnya ia telah memenangkan 12 turnamen internasional yang sangat bergengsi. Wendel juga memulai sebuah bisnis yang diberi nama “Fatal1ty Inc.” Dan ia menjual mousepad dengan merk “FATpads”. Total uang yang berhasil Wendel dapatkan sebesar US$ 456.089 (Rp. 6 miliar) dari 37 turnamen yang ia ikuti.

5. Matthew Haag

Matthew Haag adalah seorang pemain Call of Duty kelahiran 1992, yang dikenal dengan sebutan Nadeshot. Menjadi kapten untuk Optic Gaming dari sejak tahun 2009-2015. Pada bulan April 2015 ia mengumumkan bahwa ia istirahat dari turnamen Call of Duty dan fokus pada Youtube dan streaming. Di tahun 2016 Nadeshot membentuk tim baru bernama 100 Thieve. Total uang yang ia hasilkan selama mengikuti 46 turnamen sebesar US$ 206.096 (Rp. 2,7 miliar). Pada tahun 2014 ia memperoleh honor dari sponsor dan streaming sebesar US$ 700.000 (Rp. 9.3 miliar).

6. Lee "NaDa" Yun-Yeol 

Gamers profesional asal Korea Selatan, Lee Yun-Yeol atau "NaDa", merupakan salah satu pemain Brood War terbaik. Setelah menyelesaikan wajib militernya pada bulan April 2015 lalu, NaDa langsung bergabung dengan Afreeca untuk bermain Brood War. Pada tahun 2007 Nada menandatangani kontrak denga WeMadeFox, dengan nilai kontrak sebesar US$ 690.000 (Rp. 9.1 miliar). Nada berhasil mengumpulkan uang sebesar US$ 304.776 (Rp. 4,05 miliar) dari 63 turnamen yang ia jalani.

7. Jang "Moon" Jae-Ho

Gamers profesional dengan pendapatan tertinggi dari Korea Selatan, yaitu Jang Jae-Ho yang memiliki nama julukan “Moon”. Pria kelahiran tahun 1986 ini merupakan salah seorang pemain Warcraft III terbaik. Melalui Warcraft III Moon mampu menghasilkan uang sebesar US$ 260.000 (Rp. 3.4 miliar), dan US$26.000 (Rp. 345,8 juta) dari StarCraft II. Bukan hanya itu saja, ia juga memiliki kontrak sebesar US$ 500.000 (Rp. 6.6 miliar) dengan WeMadeFox di tahun 2009. Dari 108 turnamen yang Moon ikuti, ia berhasil mengumpulkan uang sebesar US$ 492.824 (Rp. 6,5 miliar).

8. Top Aitthipat Kulapongvanich

Top Aitthipat Kulapongvanich yang saat ini sudah dikenal sebagai pemilik usaha rumput laut kering “Tao Kae Noi” serta merupakan seorang gamers profesional yang cukup sukses. Modal yang ia kumpulkan dari hasil mengikuti berbagai turnamen game kemudian dia pakai untuk berbisnis. Berkat usaha cemilan rumput laut kering yang ia kembangkan. 

Kini Top menjadi miliader muda dan memiliki 270.000 karyawan dan 100 cabang pabrik. Kekayaan yang ia miliki pada tahun 2016 sebesar US$ 390 juta (Rp. 5.1 triliun).Kisah kehidupan Top yang naik-turun telah memberi inspirasi untuk banyak orang, dan didokumentasikan dalam sebuah film berjudul “The Billionaire”.

Jangan Lupa Share Ya