Anak Pertama Memang Bahunya Sekuat Baja, Tapi Hatinya Setegar Karang Di Laut

BeritaKapan - Anak Pertama Memang Bahunya Sekuat Baja, Tapi Hatinya Setegar Karang Di Laut. Sebutan untuk anak pertama atau anak sulung memiliki tugas dan berperan penting untuk bertanggung jawab bagi keluarganya. Yang pertama memang patut menjadi salah satu contoh sebagai pengayom dan pendidik untuk generasi adik selanjutnya. Disamping itu, sebenarnya laki-laki dan perempuan itu sama. Hal itu karena dialah merupakan tulang punggung kedua setelah kedua orang tuanya. Anak pertama atau sulung sering dikenal sebagai orang yang tangguh dan memiliki hati yang tegar serta mandiri.

Anak Pertama Memang Bahunya Sekuat Baja, Tapi Hatinya Setegar Karang Di Laut
Tahukah kamu, bahwa anak pertama secara detail yaitu lebih dewasa, bijaksana dan memiliki banyak pengetahuan yang jarang sekali diucapkan atau diutarakan. Dalam hal ini anak pertama tentunya mamiliki pola pikir yang kritis sehingga daya analisasinya sangat kuat.

Kehidupan akan terus menuntun untuk terus belajar bagaimana tentang hidup. Maka dari itu, anak pertama biasanya akan selalu melanjutkan pendidikannya pada jenjang perguruan yang lebih tinggi dan berharap dapat membahagiakan kedua orang tuanya serta saudaranya kelak. 

Menjadi anak perempuan pertama dari sebuah keluarga sangatlah berat, selain ditugaskan untuk menjadi tulang punggung keluarga, anak pertama juga sangar erat dengan sosok yang cukup tegar dan mandiri. 

Tidak ada yang tahu bagaimana proses perjuangannya yang terlihat tangguh dan tegar itu ia bisa menangis sejadi-jadinya sendirian, ia terlatih untuk berusaha melawan keterbatasan, bersikeras menerjang nasib keberuntungan. Tak ada tempat untuk meminta tolong bagi anak pertama, kecuali hanya dirinya sendiri dan juga Tuhan yang maha esa.

Jangan Lupa Share Ya