Ingat Cinta Sejati Tak Akan Datang Dua Kali

BeritaKapan - Ingat Cinta Sejati Tak Akan Datang Dua Kali. Mencintai seseorang memang tidak mudah, karena butuh perjuangan yang bukan hanya lelah namun terkadang memaksa rasa ini berjalan dengan terpapah. Jangan karena kita pernah tersakiti lantas kita membalaskan dendam ini dengan menyakiti hati orang lain. Sungguh bukan hal yang bijak untuk kita lakukan. Seharusnya atas semua pengalaman yang pernah kita lalui kita bisa menjadi sosok yang lebih dewasa dan belajar untuk menghargai orang yang hadir dalam kehidupan kita.

Ingat Cinta Sejati Tak Akan Datang Dua Kali
Pada akhirnya kita akan dipertemukan dengan sosok yang benar-benar mencintai dan mau melengkapi bersama dengan segala ketidak sempurnaan yang kita miliki. Tak mudah memang untuk menjalani pilihan yang sudah kita tentukan di dalam kehidupan ini. Namun begitulah hidup yang tak ada habis-habisnya tentang pilihan dan kita harus bersiap menjalani setiap konseskuensi yang dihadirkan. Ini bukan merupakan soalan yang mudah memang untuk terus berjalan sesuai dengan komitmen yang dihadirkan, namun sudah menjadi kewajiban kita untuk senantiasa menjaga dan memperjuangkan. Begitu juga dengan pasangan hidup kita, tak selalu kita langsung dipertemukan dengan dia. Terkadang kita harus singgah pada beberapa hati terlebih dahulu untuk mendapatkan pelajaran yang berarti. Tapi bukan berarti itu menjadi alasan kita untuk menyakiti hati orang lain seenaknya sendiri, melainkan agar kita tak menyerah saat rasa dan hati mulai lelah. 

Terkadang saat kita mulai mengusahakan dan mencintai seseorang ada kalanya cinta ini bertepuk sebelah tangan. Rangkaian upaya dan perjuangan panjang atas setiap waktu yang kita korbankan begitu saja dengan tega dia sia-siakan. Begitulah yang dinamakan cinta terkadang mengajarkan kita bertahan meski terluka dan terkadang menghadiahkan kita dengan bahagia. Ini menjadikan kita harus sadar bahwa memperjuangkan cinta itu tak semudah yang kita bayangkan, jadi jangan sampai kita membalas dengan menyakiti orang lain hanya karena hati ini pernah terluka.

Mencintai dan menjaganya layaknya dia juga memberikan seluruh rasanya kepada kita. Ingatlah bahwa cinta sejati yang siap menerima dan memiliki tak akan datang dua kali. Jadi jangan sampai kita kecewa karena telah menyia-nyiakan sosok yang pada hakikatnya ditakdirkan untuk membahagiakan kita. Jika yang tulus mencintai saja kita acuhkan lantas siapa lagi yang pantas untuk kita dapatkan? Memperjuangkan memang tak semudah itu saja bagai membalik telapak tangan semuanya butuh waktu panjang dan pengorbanan. Jadi sudah saatnya kita tak berlarut dalam kekecewaan akan kenangan melainkan menjadikan semuanya sebagai sebuah pelajaran yang mendewasakan untuk bersiap menuju masa depan. 

Terkadang yang Tuhan hadirkan dalam kehidupan kita ini bukan ditakdirkan untuk menjadi pendamping hidup kita melainkan hanya pelajaran hidup untuk mengarungi bahtera bahagia di masa depan. Jadikanlah luka yang sempat tersimpan ini sebagai ilmu untuk mendewasakan bukannya balas dendam kepada perasaan orang lain. Mereka yang datang untuk membahagiakan jangan sampai kita lukai karena belum bisa melupakan sebuah kenangan. Sudahlah yang terjadi biarlah berlalu kita hanya bisa menjadikannya pelajaran dan introspeksi diri agar kesalahan ini tak akan terulang. Yang terpenting ialah selalu syukuri apa yang Tuhan hadirkan kepada kita karena tak akan ada kesempatan kedua yang kembali akan membahagiakan kita.

Jangan Lupa Share Ya