Waspadai Gejala Serangan Jantung Yang Mirip Dengan Flu!

BeritaKapan - Waspadai Gejala Serangan Jantung Yang Mirip Dengan Flu! Tahukah kamu bahwa serangan jantung memang tidak bisa ditebak kapan datangnya. Namun anda juga bisa menjauhkan serangan jantung tersebut dengan cara yang simpel misalnya, menjaga kebersihan, pola makan yang baik, dan lain sebagainya. Nah jika anda tiba-tiba merasakan nyeri di dada, rasa tidak nyaman di salah satu atau kedua lengan, atau sesak napas, alarm di otak mungkin sudah hapal bahwa itu merupakan suatu gejala serangan jantung. Tapi bagaimana jika gejala yang anda rasakan hanya seperti mau flu, misalnya lelah dan lemas? Gejala serangan jantung pada wanita dapat berbeda dari pria. Wanita seringkali tidak menyadari bahwa mereka sedang mengalami serangan jantung ketika itu terjadi.

Waspadai Gejala Serangan Jantung Yang Mirip Dengan Flu!
Pengalaman empat wanita ini penyintas serangan jantung dari berbagai usia, dapat menjadi pelajaran bagi kita supaya tahu apa yang mereka rasakan di hari, jam, dan menit sebelum terjadinya serangan. Satu hal yang pasti, jika anda mungkin mengalami pengalaman yang serupa, maka segeralah untuk mengontak layanan darurat medis 119. 
  • Jen, 42 Tahun (Mendapat Serangan Jantung Pada Usia 40 Tahun) 
Saya pernah merasakan sakit di atas dan pertengahan punggung, tepat di antara tulang belikat dan Juga di kedua lengan. Pada hari itu, saya merasa lelah dan kurang mampu untuk menyelesaikan aktivitas yang biasa saya kerjakan. Saya adalah pelatih maraton yang biasa berjalankaki sepanjang 27 Kilometer. Di tengah rute, saya terpaksa duduk dulu karena lelah sekali. Saya sebenarnya bisa menyelesaikan rute yang biasa, hanya saja tiga hari kemudian saya mengalami serangan dan harus dirawat di rumah sakit.

Gejala yang saya rasakan pada saat itu adalah datang dan pergi selama seminggu. Tapi pada satu malam, rasanya menjadi jauh lebih buruk dari sebelumnya. Seperti ada pisau yang ditusukkan dan diputar di antara tulang bahu saya. Saya juga merasa seperti sedang mengalami sakit maag terburuk yang pernah saya alami seumur hidup. Jujur sih, awalnya saya berpikir itu hanya sakit maag biasa. Saya tidak pernah mengalami sakit di dada sebelumnya. Gejala serangan jantung pada wanita, benar-benar berbeda.
  • Paula, 64 Tahun (Mendapat Serangan Jantung Pada Usia 60 Tahun)
Dua minggu sebelum saya terkena serangan, saya mengalami sedikit mual-mual. Saya sudah berpikir itu hanya karena virus biasa. Sehari sebelum serangan, saya mengalami sesak napas. Saya hampir tidak bisa naik ke atas kereta. Pada saat sampai di pintu kereta, saya merasa pusing dan lemas. Atas saran teman, saya diharuskan untuk pergi ke ruang gawat darurat. Dokter mengatakan, bahwa jantung saya berdebar sangat cepat, sehingga harus menginap di rumah sakit.Pada malam itu, jantung saya berhenti berdetak. Seorang perawat menemukan saya di lantai. Mereka butuh waktu 15 menit untuk menghidupkan saya kembali.
  • Melisa, 37 Tahun (Mendapat Serangan Jantung Pada Usia 33 Tahun)
Pada saat terjadi serangan, saya tidak menyadari bahwa itu adalah serangan jantung. Saya hanya tahu bahwa ada sesuatu yang tidak beres dan harus pergi ke rumah sakit untuk periksa. Saya merasa sangat lemah, hampir ke titik tidak bisa berjalan tanpa bantuan. Saya juga berkeringat dingin, seperti mau flu, dan merasa nyeri di dada yang timbul tenggelam. Saya ingin orang tahu, bahwa nyeri dada tidak selau membuat kita lemas dan belum tentu serangan jantung.

Pada hari itu, saya juga merasakan sesak napas hingga membutuhkan bantuan dari suami untuk naik ke mobil. Tapi, saat kami tiba di rumah sakit, saya mampu berjalan sendiri sampai ruang gawat darurat. Dada saya masih nyeri dan saya masih lemas. Dokter bilang, bahwa gejala yang saya alami merupakan gejala serangan jantung yang umum terjadi bagi wanita. Sebelumnya, dengan gejala yang mirip, saya didiagnosis pneumonia. Pada saat serangan jantung terdeteksi, kerusakan jantung saya sudah parah.
  • Eve, 44 Tahun (Mendapat Serangan Jantung Pada Usia 28 Tahun)
Hari-hari menjelang serangan jantung, saya mengalami sakit kepala seperti migrain, sesak napas, dan merasa lelah. Dada kiri saya juga terasa sakit, lalu sisi kiri tubuh dan wajah. Saya tidak tahu bahwa saya mengalami serangan jantung. Usia saya masih 28 tahun saat itu dan mengalami serangan jantung adalah hal terakhir yang saya pikirkan.

Jangan Lupa Share Ya