Orang Cerdas Akan Panjang Umur dan Lebih Sukses Hidupnya

BeritaKapan - Ciri orang cerdas dapat kita ketahui dalam tindakan dalam kehidupan kesehariannya. Orang cerdas dan orang yang memiliki IQ atau tingkat kecerdasan yang tinggi kemungkinannya lebih kecil mengalami kematian karena penyakit pencernaan dan demensia. Hal demikian telah menyebutkan bahwa orang cerdas akan berumur panjang dan lebih sukses hidupnya. 

Orang Cerdas Akan Panjang Umur dan Lebih Sukses Hidupnya

Orang Cerdas Akan Panjang Umur dan Lebih Sukses Hidupnya


Melalui situs platform tanya jawab profesional Quora, lebih dari 100 orang menjawab pertanyaan “Apa ciri-ciri umum orang yang cerdas?” Beberapa pengguna menjawab bahwa orang cerdas adalah rendah hati.
Ada pula yang menjawab kalau orang cerdas adalah mereka yang memiliki pendidikan tinggi.Dari semua jawaban itu, terkumpullah 11 jawaban yang rupanya juga sudah disepakati oleh para ahli.


Para ilmuwan mengatakan bahwa kemungkinan besar adala orang-orang cerdas hidup lebih sehat dan cenderung tidak merokok. Mereka juga melakukan olahraga rutin dan lekas mencari pertolongan medis saat sakit. Sebuah studi besar mengungkapkan, orang dengan IQ tinggi kemungkinannya untuk mati muda lebih rendah 20 persen dibanding orang yang tingkat kecerdasannya biasa-biasa saja.


Orang yang memiliki tingkat intelegensi yang tinggi adalah orang yang fleksibel dan mampu menyesuaikan diri dengan berbagai-bagai perbedaan. Ia tidak membatasi diri dalam pergaulan.
Ahli psikologi juga mendukung hal ini. Bahwa orang cerdas biasanya bisa mengubah perilakunya demi beradaptasi dengan lingkungan maupun sebaliknya mengubah lingkungan agar semakin cocok dengannya.


Seperti yang dilansir dalam media kompas, Para Tim ahli dari Universitas Edinburgh meneliti 66.000 orang selama tujuh dekade hingga usia 79 tahun. Mereka menemukan, orang-orang yang skornya paling baik dalam tes kecerdasan di usia 11 tahun kemungkinan kecil meninggal karena penyakit jantung atau stroke, dan juga penyakit pernafasan.

Namun, peneliti mengatakan bahwa daya beli yang meningkat juga berperan, karena pendapatan diperhitungkan. Teori lain menyebutkan adanya pengaruh faktor genetik. Peneliti Prof. Ian Deary, dari University of Edinburgh, mengatakan gaya hidup sehat, seperti tidak merokok, pendidikan, sadar kesehatan, dan genetika juga berperan.


Orang yang cerdas biasanya mengenali kelemahan dan ketidaktahuannya. Walau begitu ia tidak malu untuk mengakui hal itu. Sebab ia sadar bahwa ia bisa mengubah ketidaktahuan dengan belajar. Albeirt Einstein pernah mengatakan, “Saya tidak punya bakat spesial, hanya saja saya penuh rasa ingin tahu,” Dan lihat saja, Einstein menjadi salah satu jajaran orang paling cerdas di dunia.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat