Cari Tau Bahaya Penyakit Akibat Manisnya Gula Secara Berlebihan

BeritaKapan - Gula itu memang manis, tapi ada dampak positif dan negatifnya juga jika dikonsumsi secara berlebihan. Terutama mudah kita jumpai pada makanan dan minuman yang mengandung gula apalagi softdrink yang memiliki kandungan gula bahkan pemanis buatan. Gula tebu alami secara kesehatan dapat dikonsumsi secara teratur dan seimbang. Seperti halnya kebiasaan masyarakat Indonesia di pagi hari disuguhkan secangkir teh hangat manis menunjukkan jika konsumsi gula di Indonesia masih tinggi. 


Siapa sih, yang tidak suka dengan makanan dan minuman manis? Entah es teh manis, gulali, permen, es krim, atau bahkan cokelat pasti selalu menjadi makanan favoritmu. Makanan manis seringkali menjadi incaran di saat Anda merasa bad mood atau butuh makanan ringan untuk menemani aktivitas sehari-hari.

Cari Tau Bahaya Penyakit Akibat Manisnya Gula Secara Berlebihan


Seperti lansiran laman Kumparan.com, telah menjelaskan bahwa di Indonesia sendiri memiliki banyak kasus obesitas yang terus meningkat jumlahnya. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Riskesdas Depkes RI), angka prevalensi obesitas pada orang dewasa di Indonesia meningkat dari 16,8 persen di 2007 menjadi 31,4 persen di 2013. 

Menurut data yang diperoleh dari Data International Diabetes Federation tahun 2015 lalu menunjukkan jika  jumlah penyandang diabetes di Indonesia diperkirakan sebanyak 10 juta. Sedangkan, Data Sample Registration Survey di tahun 2014 menyatakan, diabetes telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia nomor tiga dengan presentase sebesar 6,7 persen setelah stroke (21,1 persen) dan penyakit jantung koroner (12,9 persen). Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc, pakar gizi dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menjelaskan penyebab tingginya angka obesitas dan diabetes di Indonesia. 

Setiap hari kebanyakan orang mengonsumsi gula karena memiliki manfaat untuk meningkatkan energi hingga meningkatkan fungsi otak. Padahal, asupan gula per hari sebenarnya telah ditentukan oleh WHO, sehingga setiap orang perlu membatasi diri dalam mengkonsumsinya, tak terkecuali anak-anak.

Bahaya Penyakit Akibat Gula Secara Berlebihan


Ada beberapa contoh penyakit tidak menular yang mungkin bisa diderita adalah obesitas, diabetes, atau bahkan penyakit kardiovaskular yang bisa berujung pada kematian. Padahal WHO sendiri telah menerapkan peraturan untuk membatasi jumlah asupan gula per harinya. 

Menurut sebuah penelitian dalam Journal of American Heart Association pada tahun 2013 mengungkapkan bahwa kebanyakan mengkonsumsi gula bisa membuat terganggunya cara kerja organ jantung dalam melakukan fungsinya sebagai pemompa darah. Hasil studi tersebut menyatakan bahwa molekul yang terdapat dalam gula yang disebut dengan glukosa 6-fosfat bisa mengakibatkan otot jantung berubah dan apabila hal tersebut terus dibiarkan, maka gula sama saja dapat meningkatkan seseorang terkena gagal jantung.

Bahaya Penyakit Pada Anak Akibat Kekurangan Gula


Jika asupan gula seorang anak tak tercukupi, maka hal ini akan berdampak pada tumbuh kembang sang anak. Mereka akan menjadi kian lebih lambat dari teman-teman seusianya.

"Anak perlu tumbuh berkembang dan mereka butuh juga energi yang bisa didapat baik dari gula alami atau gula tambahan (added sugar) yang berasal dari karbohidrat sederhana. Kekurangan gula sama saja dengan kekurangan gizi," ungkapan Dr. Saptawati yang dimuat oleh Kumparan.com

"Jika kekurangan, maka tumbuh kembang anak akan terganggu. Misalnya jadi sulit fokus, susah tidur, cranky dan bahkan anak juga ngga bisa tinggi akibat nutrisi yang diasup kurang," tambahnya. Dr. Saptawati juga menyarankan orang tua untuk memberikan camilan yang tepat bagi anak untuk memenuhi kebutuhan gula mereka. Gandum utuh dan popcorn menjadi pilihan makanan yang paling dianjurkan untuk mendapatkan gula alami (polisakarida).

Dengan mengkonsumsi gula secara berlebihan akan menambah asupan kalori yang seharusnya didapat dari makanan lain yang mengandung banyak zat gizi sehingga tanpa disadari kalori yang diasupkan dapat melebihi dari batas kalori per hari dan  sehingga membuat berat badan kamu bertambah.

Subscribe to receive free email updates: