Kenali Gegala dan Ciri Penyakit Rubella (Campak Jerman)

BeritaKapan - Penyakit Rubella atau dalam ilmu kesehatan yang disebut dengan (Campak Jerman). Penyakit ini sangat berbahaya karena cepat menular yang dapat di sebarkan oleh virus Rubella. Virus yang tersebar memalui udara serta ingus pada manusia, maka dari itu perlu berhati-hatilah pada penyakit tersebut. Selain itu juga penyakit Rubella dapat menyerang dan menginfeksi pada ibu hamil. Untuk itu jagalah kesehatan keluarga anda mulai dari hal terkecil sekalipun.


Penyakit Rubella memiliki tanda dan ciri-cirinya bisa terjadi dapat menyerang anak-anak usia dini. Ibu hamil harus berhati-hati karena dapat menyebabkan infeksi rubella dapat meningkatkan sebuah risiko pada bayi yang lahir dengan sindrom rubella kongenital. Kita semua tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Seperti yang di jelaskan pada laman cdc.gov/rubella, Rubella tidak sama dengan campak (rubeola). Penyakit tersebut ditandai dengan adanya bintik-bintik merah muda yang cukup nampak pada kulit.

Ilustrasi Virus Rubella

Cari Tau Ciri-Ciri Penyakit Rubella (Campak Jerman)


Apabila seseorang yang terinveksi oleh virus Rubella akan mengalami gejala awal seperti halnya bersin-bersin dan kondisi badan yang cukup tinggi. Adapun terdapat gejala yang kurang umum lainnya pada orang dewasa yaitu arthritis dan arthralgia (peradangan dan nyeri sendi). Virus ini ditularkan dari orang ke orang lain dalam bentuk virus melalui kontak dengan cairan dari hidung dan tenggorokan bagi si penderita rubella. Penyakit ini sangat cepat menular dan mudah ditularkan kurang lebihnya dalam kurun waktu seminggu sebelum ruam bintik kulit muncul, hingga 1 minggu setelah ruam sembuh. Wanita hamil dapat menularkan rubella pada bayinya lewat aliran darah. Berikut ini tanda-tandanya penyakit rubella dari anak-anak hingga orang dewasa:

Ciri Rubella Pada Anak-anak

Secara umum bintik-bintik merah muda pada anak adalah penyakit cacar, namun harus di waspadai apabila dapat di temukan tanda lain bahwa hal tersebut adalah penyakit rubela. Rubella atau campak Jerman adalah penyakit ditularkan yang disebabkan oleh virus rubella. Namun, jika seorang wanita hamil yang tidak memiliki kekebalan terhadap virus, dia bisa menularkannya kepada anaknya yang belum lahir.

Virus ini dapat menyebabkan sejumlah cacat lahir yang dikenal sebagai sindrom rubella bawaan (Congenital Rubella Syndrom/CRS). Doktersehat, mengatakan bahwa Cacat lahir ini termasuk cacat mental, katarak, tuli, ketidaknormalan jantung (penyakit jantung kongenital) dan pertumbuhan janin lebih lambat dari janin normal. Berikut ini tanda gejala penyakit Rubella pada anak;

  1. Terjadi bintik merah muda yang menyebar keseluruh bagian tubuh, dalam waktu selama 2-3 hari
  2. Sakit kepala, demam ringan
  3. Hidung tersumbat atau mudah ingusan
  4. Kelenjar getah bening leher dan belakang telinga membengkak


Ciri Penyakit Rubella Pada Remaja dan Orang Dewasa


Orang dewasa lebih cepat terkena penyakit rubella, karena dengan hal ini virus yang menyebar melalui kontak langsung dengan sekret pernapasan orang yang terinfeksi, seperti lendir atau ingusnya.

  1. Berkurangnya nafsu makan
  2. Mata merah meradang atau Konjungtivitis (infeksi kelopak mata dan bola mata)
  3. Suka nyeri sendi terutama pada wanita muda
  4. Selama 2-3 hari kemudian timbul ruam merah muda yang dimulai pada wajah dan menyebar dengan cepat ke bawah hingga lengan dan kaki, kemudian menghilang dengan urutan yang sama pula.
Jika risau telah memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas, dapat dikonsultasikan dengan dokter .


Untuk mencegah penyakit rubella dapat diatasi dengan cara imunisasi atau vaksinasi. Cara yang paling efektif untuk mencegah rubella harus diimunisasi dengan campak, gondok dan rubella (MMR). Untuk pengobatan orang dewasa pada penyakit campak jerman adalah;

  1. Tidur atau istirahat yang cukup
  2. Atur gaya hidup sehat dan pola makan dengan rajin mengkonsumsi sayur dan buah
  3. Jangan menggaruk karena dapat meninggalkan bekas. Anda dapat menggunakan krim pengurang rasa gatal yang dijual di apotek
  4. Anda atau anak Anda harus menghindari kontak dengan orang lain hingga membaik, khususnya jangan berdiri dekat atau berkontak dengan orang hamil
  5. Gunakan aspirin rubella untuk anak kecil
  6. Parasetamol atau ibuprofen dapat digunakan untuk mengurangi demam dan meringankan rasa sakit dan nyeri. Parasetamol atau ibuprofen diberikan sesuai usia dan aman digunakan untuk anak-anak.
  7. Jangan lupa untuk rajin mengkonsumsi air putih yang cukup

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat

0 Response to "Kenali Gegala dan Ciri Penyakit Rubella (Campak Jerman)"