Mengenal Jenis Penyakit Apashia Serta Mengobatinya

BeritaKapan - Mengenal berbagai macam penyakit sekarang ini memang banyak sekali ditemui. Seperti halnya mulai dari penyakit ringan seperti influenza dan batuk mungkin seringkali memahami namun untuk salah satu jenis penyakit Apashia perlu mengenalinya lebih lanjut. Penyakit Apashia merupakan salah satu penyakit yang harus dikenali salah satu penyakit yang mengganggu kesehatan tubuh seperti gangguan kelainan pada organ otak. Gangguan penyakit Apashia menjadi salah satu tanggungan utama terutama pada salah satu sel saraf motorik dan verbal. Oleh karenanya jika salah seorang mengalami gangguan kelainan penyakit Apashia akan mengalami aktivitasnya terrganggu. Sehingga bilamana penyakit Apashia yang memang harus segera mungkin ditangai karena dapat menyebabkan terganggunya fungsi otak adalah afasia akan mengakibatkan gejala kelumpuhan.

Ilustrasi Mengenal Penyakit Apashia/Rawpixel

Mengenal Penyakit Apashia


Penyakit Apashia memang salah satu penyakit yang dapat mengganggu sel saraf yakni apashia, yang dinamakan nama lain Afasia adalah penyakit kelainan otak yang mengakibatkan penderitanya mengalami kesulitan dalam berbicara. Tahukah anda penderita aphasia seringkali merasa sulit untuk memilih, merangkai, dan menangkap makna dari suatu kata. Menulis juga menjadi kesulitan lainnya yang dialami oleh para penderita afasia. Secara singkat dan jelasnya dengan penyakit otak lainnya, seperti stroke, kanker otak, atau cedera otak traumatik. Penyakit afasia dikenal akan berkembang secara bertahap pada mereka yang menderita gangguan pada sel saraf progresif.


Jenis- Jenias Penyakit Apashia


Afashia Wernicke

Yang pertama  yakni penyakit Afasia Wernicke salah satu penyakit gangguan pada sel saraf otah manusia yang diakibatkan oleh kerusakan bagian otak yang berkaitan dengan komprehensi pada gaya bahasa. Penyakit ini menjadi bagian yang tidak dapat mengerti ucapan yang orang lain atau seringkali berpura-pura tidak mengetahuinya, tidak paham bahkan mereka sendiri katakan. Pada akhirnya, penderita afasia Wernicke menyadari bahwa ucapan mereka sama sekali tidak benar. Pada kondisi tersebut, penderita akan menjadi emosional dan merasa depresi yang berat.

Afasia Motorik

Yang keduanya yakni penyakit Afasia motori merupakan jenis penyakit pada bagian otak yang berfungsi untuk memproses ujaran. Penderita afasia motorik merasa kesulitan dalam berujar, akan tetapi masih mengerti apa yang orang lain ucapkan. Disisi lainnya pun seringkali telah mengatakan bahwa mereka tidak bisa memanifestasikan apa yang ada di pikirannya ke dalam suatu ujaran. Afasia motorik juga terdapat berbagai macam jenis lainnya seperti hemiplegia, hemiparesis, agraphia, dan alexia.

Transkortikal Motorik

Ketiga jenis penyakit transkortikal pada seseorang yang terjangkit penyakit tersebut yakni tidak mampu menyampaikan apa yang ada di dalam pikirannya ke dalam suatu ujaran. Akan tetapi, penderita afasia dikutip oleh id.sainte-anastasie.org, transkortikal motorik dapat dengan mudah mengulangi kata atau kalimat yang diucapkan oleh lawan bicaranya. 

Afasia Transkortikal Campuran

Penderita afasia transkortikal campuran mengalami gangguan di sekitar bagian otak yang memproses ujaran (Broca) dan bagian otak yang memproses bahasa (Wernicke). Salah satu jenis penyakit ini tak mampu memahami perkataannya sendiri maupun lawan bicara. Selain itu juga mereka mampu memahami dan mengulangi setiap kata atau kalimat dari tulisan maupun lirik lagu yang sudah sering mereka lihat dan dengar.

Afasia Transkortikal Sensorik

Jenis penyakit selanjutnya yakni Afasia transkortikal sensorik ditandai dengan ketidakmampuan penderitanya untuk dapat memahami perkataan lawan bicaranya, sementara ia sebetulnya dapat berbicara dengan lancar sebagaimana mestinya.

Afasia Global

Kerusakan pada otak bagian Broca dan Wernicke seperti yang didalam site gawron.sdsu.edu, yang sudah berlangsung lama membawa penderitanya pada kondisi afasia global. Afasia jenis ini ditandai oleh ketidakmampuan seseorang dalam memahami perkataan yang baik dirinya sendiri maupun orang lain serta tidak juga mampu untuk berbicara.


Untuk mendiagnosis penyakit afasia, dapat diperiksa pada dokter dan akan melakukan prosedur pemeriksaan. Bilamana dilakukan pengobatan maupun terapi dan proses selanjutnya nantinya dapat mengidentifikasi sejauh mana penderita dapat membaca, menulis, dan berbicara. Dalam proses penyambuhan penyakit ini memang harus menjalani terapi seperti pengobatan pada dokter.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat

0 Response to "Mengenal Jenis Penyakit Apashia Serta Mengobatinya"