Mengenal Eva Ekeblad Pada Google Doodle Ilmuan Hebat

BeritaKapan - Eva Ekeblad, née Eva De la Gardie, adalah seorang agronom, ilmuwan, salonis, dan bangsawan Swedia. Ia dikenal karena menemukan teknik membuat tepung dan alkohol dari kentang pada tahun 1746. (Wikipedia)



Seperti yang di lansir laman telegraph, Hari ini Google Doodle merayakan kelahiran Eva Ekeblad. Lahir pada kuartal pertama abad ke-18, Ekeblad adalah seorang bangsawan, ilmuwan, dan ahli agronomi asal Swedia. Sebagai ahli agronomi, Ekeblad meneliti beberapa kegunaan dari tanaman.

Ekeblad sangat dikenang karena penemuannya bahwa alkohol dan tepung dapat dihasilkan dari kentang. Temuannya itu membawa kentang keluar dari rumah kaca ke produksi massal. Hal itulah yang menyebabkan Google merayakan Ekeblad dengan Doodle pada hari ulang tahunnya ke-293.

Kontribusi Ekeblad tidak hanya membuat kentang menjadi makanan pokok, tapi temuan itu membantu meningkatkan pasokan gandum, rye, dan barley, yang membantu mengurangi frekuensi kelaparan. Dia juga menemukan sebuah metode pemutihan kapas tekstil serta benang dengan sabun pada 1751. 

Atas segala kontribusinya, Eva Ekeblad menjadi perempuan pertama yang masuk keanggotaan Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia pada 1748. Tiga tahun setelahnya, pada 1751, Eva Ekeblad didaulat sebagai anggota kehormatan pada organisasi kaum akademik tingkat tinggi tersebut.

Eva Ekeblad yang berasal dari darah biru dipercaya untuk mengurus tiga perkebunan oleh keluarganya. Ia digambarkan sebagai orang yang tempramental, namun adil dan melindungi kaum petani. Eva Ekeblad juga diserahi untuk mengurus tiga perkebunan oleh keluarganya, karena suaminya tidak menjalankan tanggung jawab tersebut. Ia dikenal bertangan besi tetapi keberpihakannya pada petani tak diragukan lagi. Ia juga memimpin dalam perkara-perkara sengketa dalam wilayah perkebunannya dan dikenal adil serta melindungi para petani.


Perempuan tangguh tersebut juga sering menggelar salon -sebutan untuk perkumpulan antarbangsawan- di rumahnya. Sosoknya yang ramah dan membumi meninggalkan kesan yang mendalam bagi masyarakat Swedia hingga kini. Ia menghembuskan nafas terakhir pada 1786 di usia ke-61. Namanya dan kontribusinya masih terus dikenang dan dirayakan dengan doodle oleh Google.

Jangan Lupa Share Ya