Alasan Mencari Gangguan Makan Dan Gejala Kesehatan Yang Harus Disadari

BeritaKapan - Mengkonsumsi makanan dan minuman tentunya setiap hari, namun belum tentu sesuai dengan kebutuhan kalori harian. Setiap orang mungkin saja dengan memiliki takaran dan kalori yang berbeda. Oleh karenanya kebutuhan kalori harus sesuai dan dalam kesetimbangan untuk mengekspresikan tubuh yang sehat. Disamping itu pula menjaga kondisi badan tetap sehat memanglah wajib, namun dengan demikian ada beberapa gangguan makan yang seringkali terjadi. Jangan dianggap sepele akan gejala kondisi kesehatan seperti masalah pencernaan yang memang harus segera diobati. Ada pun di setiap orang yang memiliki contoh seperti melakukan body shaming mungkin seringkali pada diding instagramble setiap hari namun belum tentu dalam kondisi yang sehat prima.

Ilustrasi Gangguan Makan/Rawpixel


Secara umum gangguan makan seringkali terjadi pada sistem pencernaan, seperti contohnya selulit dan lemak di perutnya merupakan hal yang normal. Jika dalam keadaan tertentu dalam seseorang yang berperilaku tak baik akan menjadikan dan berisiko berefek negatif. Setiap orang sering kena penyakit aneh, namun bagaimana jika salah seorang yang mengalami body shaming atau juga fat shaming ? Gangguan makan juga dapat berisiko untuk menderita berbagai gangguan mental, seperti gangguan makan anoreksia nervosa. Selain itu ada beberapa gejala penyakit mengganggu kesehatan yang harus disadari  seperti diantaranya bulimia nervosa, pica dan binge eating.


Pengertian Anoreksia Nervosa


Gangguan makan bisa terjadi kapan saja dan dimana saja dan oleh siapa saja, namun apa yang terjadi pada gangguan makan Anoreksia Nervosa? Anoreksia merupakan salah satu gangguan makan yang dikenal pada penderita merasa diri yang memiliki kondisi badan gemuk dan memiliki berat badan berlebih. Hal yang seringkali terjadi masalah dan gejala gangguan makan terutama akan meyerang pada usia tertentu. Usia yang seringkali terjadi mengalami gejala gangguan makan seperti usia remaja dan usia dewasa muda. Biasanya yang seringkali mengidap penyakit Anoreksia Nervosa, menyerang pada perempuan. 

Mengapa? Secara dominan memang terjadi, pada penderita anoreksia nervosa sering mengecek berat badan, menghindari makanan tertentu, dan cenderung membatasi asupan kalori. Ini menjadi kebiasaan oleh setiap orang yang mengalami masalah gangguan makan dan gejalanya karena seringkal terjadi jika mengkonsumsi secara berlebihan tidak sesuai dengan kalori porsi yang sebenarnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  1. Sering membatasi pola makan dan jumlah makanan.
  2. Kondisi tubuh atau badan lebih kurus dibandingan dengan orang yang seumuran.
  3. mengalami secara cepat kenaikan berat badan dan tidak ideal.
  4. Dapat memengaruhi body shaming karena mungkin bobot badan menjadi tidak percaya diri.


Gangguan Makan Bulimia Nervosa



Gangguan makan bisa terjadi kepada setiap orang, yang disebut dengan Bulimi Nervosa yakni (binge eating), dengan gangguan tersebut ketika mengkonsumsi makanan akan terasa mual dan biasanya seringkali mengeluarkan makanan dan muntah. Untuk mengenal secara lebih pada gangguan makan Bumilia Nervosa ciri-cirinya muncul seperti muntah oleh karena itu bilamana orang yang kondisi tubuh tidak normal secara dipaksa, puasa, menggunakan obat pencahar, dan olahraga secara berlebihan. Nah adapaun dari usaha untuk mengeluarkan makanan yang telah dikonsumsi tersebut, dikenal dengan istilah purging. Ada beberapa gejala gangguan Bulimia Nervosa diantaranya sebagai berikut:

  1. Seringkali melakukan binge eating
  2. Sulitnya mengontrol diri dan berperilaku purging
  3. Merasa takut akan mengalami berat badan dan memiliki bobot yang tidak normal


Binge Eating


Binge eating merupakan salah satu jenis masalah dan gangguan makan. Orang yang seringkali mengalami gangguan untuk mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Biasanya orang yang mengalami gangguan tersebut akan mengkonsumsi makanan secara banyak namun tidak mampu mengontrol kebutuhan jumlah kalori dirinya. Seperti apakah gangguannya?

  1. Mengkonsumsi secara banyak dan cepat meskipun tidak terasa lapar.
  2. Seringkali merasakan dan mengalami perasaan tertekan seperti masalah lainnya merasa malu dan bersalah atas perilaku makanan yang dikonsumsi secara berlebihan.
  3. Tanpa melakukan usaha purging

Gangguan Pica

Kondisi yang disebut dengan gangguan makan pica seringkali terjadi pada setiap orang terutama pada dewasa muda. Gangguan makanan jenis ini tidak termasuk makanan yang tidak dapat dimakan atau pun dikonsumsi. Yang tidak dikonsumsi oleh penderita pica, misalnya tanah, kapur, kertas, rambut, wol, kerikil, atau sabun. Namun jika diperhatikan secara baiknya, yakni penderita pica kerap terjadi pada anak-anak, ibu hamil, serta orang-orang dengan disabilitas mengalami masalah seperti gangguan mental. Penderita pica tersebut, sangat berisiko untuk mengalami gejala keracunan, infeksi, cedera gusi, kekurangan nutrisi, dan dapat berujung fatal. Oleh karena itu harus sesegera mungkin cepat tanggap ditangai oleh dokter spesialis jiwa.



Gangguan makan bisa terjadi pada setiap orang, namun ini bilamana disebut juga dengan masalah pada gangguan mental. Setiap orang dan bagi si penderita masalah fisik dan sikap emosional segera berkonsultasi pada dokter spesialis kejiwaan. Secara umum gangguan makan juga bisa disebut dengan gangguan mental, dengan demikian direkomendasikan oleh dokter untuk mengkombinasikan psikoterapi, diet khusus, pengobatan, serta melakukan pengawasan medis secara tanggap.

Jangan Lupa Like dan Share Semoga Bermanfaat

0 Response to "Alasan Mencari Gangguan Makan Dan Gejala Kesehatan Yang Harus Disadari"