Ini Penjelasan Bahlil: Harga Pertamax Sudah Waktunya Turun Pekan Depan

BeritaKapan - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons pertanyaan mengenai peluang penurunan harga BBM nonsubsidi Pertamax pada pekan depan. Ia meminta publik melihat perkembangan harga minyak dunia secara menyeluruh.


Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia belum memberikan kepastian mengenai penurunan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan meminta publik melihat perkembangan harga minyak mentah dunia. Beliau menekankan bahwa penyesuaian harga didasarkan pada mekanisme pasar dan menyoroti perlunya kewajaran mengingat pemerintah sebelumnya menahan harga saat minyak dunia melonjak.

Dilansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent naik 58 sen atau 0,8 persen menjadi US$72,57 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 88 sen atau 1,3 persen ke level US$70,11 per barel.

Adapun, imbas kenaikan harga minyak dunia, Pemerintah menaikkan BBM non-subsidi alias Pertamax pada 10 Juni 2026. BBM jenis RON 92 itu naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Selain itu harga BBM Pertamax Green (RON 95) juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Dilansir dari CNNIndonesia, Bahlil mengatakan pemerintah selama beberapa bulan terakhir tidak menaikkan harga Pertamax meski harga minyak mentah dunia sempat melonjak.

"Kita lihat aja (nanti)," kata Bahlil saat ditanya apakah harga Pertamax akan turun pekan depan di Gedung DPR RI, Senin (29/6/2026).

Ia juga meminta media bersikap adil dalam melihat kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Sebab, pemerintah memutuskan kenaikan melalui pertimbangan panjang.

"Teman-teman media, teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik, dua bulan lebih hampir tiga bulan kan nggak kita naikkan, masa baru naik baru naik dua minggu hampir tiga minggu ya? Teman-teman sudah tanya itu (penurunan harga)," pungkas Bahlil.

Harga minyak dunia memang cukup stabil saat ini dibandingkan saat awal perang di Timur Tengah pecah, di mana harga minyak sempat tembus US$100 per dolar AS.

Pagi ini, harga minyak mentah Brent tercatat US$72,57 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di posisi US$70,11 per barel.

Berita Kapan ID
Berita Kapan ID PT. Berita Kapan Digital

Posting Komentar untuk "Ini Penjelasan Bahlil: Harga Pertamax Sudah Waktunya Turun Pekan Depan"

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Advertisement