BeritaKapan - Kementerian Pertanian (Kementan) guna mengatasi kendala pengairan lahan pertanian selama musim kemarau. Bantuan ini difokuskan untuk mengairi areal persawahan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Subang.
![]() |
| Ilustrasi Foto: Fokuspantura |
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Indramayu, Sugeng Heriyanto, mengungkapkan bahwa total bantuan yang diterima mencapai 300 unit pompa air. "Bantuan pompa air tersebut digunakan untuk mengatasi kendala pengairan, terutama di musim kemarau ini," ujar Sugeng pada Jumat (3/7).
Menurut Sugeng, wilayah Kecamatan Sukra menjadi salah satu titik yang mendapatkan perhatian khusus dari Kementan. Hal ini disebabkan letaknya yang strategis serta ketersediaan sumber air dari Kali Sewo yang masih mencukupi untuk kebutuhan petani. Namun, tantangan utama di lapangan adalah posisi sungai yang berada lebih rendah dari permukaan sawah.
"Hanya saja posisi sungai yang ada di bawah sawah sehingga harus menggunakan pompa agar air bisa masuk ke sawah," jelasnya.
Secara keseluruhan, bantuan ratusan pompa air ini ditargetkan mampu mengairi sekitar 16 ribu hektar lahan pertanian di wilayah perbatasan kedua kabupaten tersebut. Rinciannya mencakup enam ribu hektar sawah di Kabupaten Indramayu dan 10 ribu hektar lahan pertanian di Kabupaten Subang.
Optimisme senada disampaikan oleh Camat Sukra, Sigit Widiyanto. Ia meyakini kehadiran bantuan alat mesin pertanian ini akan berdampak langsung pada keberlanjutan masa tanam dan mendongkrak capaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayahnya secara signifikan.
"Dengan adanya bantuan pompa ini, kami sangat optimis luas tambah tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Sukra bisa bertambah secara signifikan," pungkas Sigit.

Posting Komentar untuk "Kementan Siapkan 300 Pompa air Untuk Mengairi 6 Ribu Hektare Sawah di Indramayu Antisipasi Gagal Panen"