BeritaKapan - Kabar baik akhirnya datang dari wilayah konflik Timur Tengah. Setelah sempat terjebak selama hampir empat bulan akibat ketegangan geopolitik, salah satu kapal tanker milik PT Pertamina International Shipping (PIS) berhasil melintasi titik kritis tersebut dengan aman.
![]() |
| Kapal Tanker Gamsunoro Milik Pertamina/Foto: CNBCIndonesia |
Sekitar empat jam kemudian, Gamsunoro dinyatakan berhasil melintasi Selat Hormuz dan mencapai titik aman. Keberangkatan Gamsunoro telah melalui sejumlah perhitungan yang ketat selama satu bulan terakhir.
"Pemilihan waktu dan rute melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat," ujar Pjs.
Corporate Secretary PIS, Vega Pita, dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2026).Berikut adalah kronologi dan fakta penting di balik perjalanan panjang kapal Pertamina hingga bisa keluar dari Selat Hormuz:
1. Terjebak Sejak Maret 2026
Kapal tanker Gamsunoro mulai tertahan di kawasan Teluk Arab sejak awal Maret 2026. Situasi ini dipicu oleh memanasnya konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran pada akhir Februari, yang berujung pada penutupan jalur pelayaran vital di Selat Hormuz oleh otoritas setempat.
Selain Gamsunoro, kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) bernama Pertamina Pride juga dilaporkan ikut tertahan di wilayah perairan tersebut.
2. Jalur Diplomasi yang Alot
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bergerak cepat melakukan negosiasi intensif dengan otoritas Iran. Proses ini memakan waktu berbulan-bulan karena situasi keamanan di kawasan Selat Hormuz yang sangat dinamis dan sempat mengalami buka-tutup jalur secara terbatas.
3. Kesepakatan Damai dan Pembukaan Jalur
Titik terang muncul setelah tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang diikuti dengan dibukanya kembali Selat Hormuz untuk jalur pelayaran internasional. Momentum ini langsung dimanfaatkan untuk mengevakuasi kapal keluar dari zona rawan.
4. Pelayaran 16 Jam Menuju Titik Aman
Pada Rabu, 24 Juni 2026 sekitar pukul 20.00 WIB, kapal Gamsunoro akhirnya dipastikan berhasil melintasi Selat Hormuz.
Durasi Transit: Kapal menempuh pelayaran yang menegangkan selama total 16 jam untuk beranjak dari Teluk Arab hingga benar-benar keluar ke perairan aman.
Persiapan Ketat: Sebelum melintas, pihak PIS melakukan penilaian risiko (risk assessment) yang sangat ketat, memastikan pemenuhan syarat asuransi, serta menjamin kesiapan mental maupun fisik seluruh kru kapal.
Kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS), Gamsunoro, berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (24/6) pukul 20.00 WIB. Perjalanan kapal Gamsunoro diketahui tertahan imbas meletusnya perang Amerika Serikat (AS) dan Iran pada akhir Februari lalu.
Imbas perang tersebut, Selat Hormuz pun sempat ditutup. Kapal ini tertahan sejak awal Maret 2026 lalu. Pemerintah menyatakan terus melakukan negosiasi tak lama setelah kapal ini tertahan.
"Itu masih dalam negosiasi kok. InsyaAllah sebentar lagi, doain ya, sebentar lagi selesai," ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, 10 Maret 2026 silam seperti yang dilansir dari DetikFinance.
Gamsunoro dikabarkan telah menempuh perjalanan selama 16 jam dari Teluk Arab pada Rabu pukul 01.06 waktu Dubai. Kapal ini bergerak dengan kecepatan 7,5 knot dan tiba di mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Posting Komentar untuk "Kapal Pertamina hingga Akhirnya Keluar dari Selat Hormuz"