Indonesia Sejak Awal Tahun Impor Bawang Putih 229 Ton 98% Dari China

BeritaKapan - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa realisasi impor bawang putih Indonesia mencapai 229,76 ribu ton (atau sekitar 229 ribu ton) selama semester I (periode Januari hingga Juni). Realisasi tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 178,89 ribu ton.


Ilustrasi Bawang Putih/Beritakapan.com/Magnific


Sekitar 98% pasokan impor bawang putih didatangkan dari China (Tiongkok), sedangkan sisanya dipasok dari India. Masuknya pasokan impor dalam jumlah besar mulai menekan dan menurunkan harga rata-rata bawang putih di tingkat nasional, serta mengurangi jumlah daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perubahan Harga (IPH) bawang putih.

Mesti tren harga mulai melandai, rata-rata harganya nasional masih tercatat di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) konsumen yang ditetapkan pemerintah (Rp38.000/kg).

Dilansir dari DetikFinance, Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan dengan masuknya pasokan impor bawang putih, ketersediaan stok komoditas dipastikan dalam kondisi memadai. Dari total volume impor tersebut, tercatat, 98% impor bawang putih Indonesia berasal dari China, sementara sisanya dipasok dari India.

"Impor bawang putih selama satu semester 2026 ini sudah 229 ribu ton. Jadi hampir 230 ribu ton dan ini tentunya secara pasokan harusnya memadai, dan seperti biasa 98% impor kita berasal dari Tiongkok lalu yang kedua dari India," ujar Amalia dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah secara daring, Senin (10/8/2026).

"Secara nasional rata-rata harga bawang putih sudah mulai menurun tetapi masih di atas HAP atau sekitar Rp 39.924 per kilogram," tambah ia.

Secara sebaran wilayah, jumlah daerah yang mengalami kenaikan Indeks Perubahan Harga (IPH) bawang putih kini menurun. Saat ini, hanya 50 kabupaten/kota yang masih mengalami kenaikan harga bawang putih dari sebelumnya ada 248 kabupaten/kota.

"Ada sekitar 50 kabupaten kota saja yang masih mengalami kenaikan IPH bawang putih dari yang sebelumnya ada 248 kabupaten/kota," jelasnya.

Ia menilai kondisi komoditas bawang putih sudah relatif terkendali dengan baik. Ia pun menyebut beberapa wilayah yang masih diberi perhatian karena kenaikan harga bawang putih. Di antaranya, Kabupaten Tanah Datar di mana harga bawang putih 5,26% di atas HAP atau Rp 40.000/kg. Kemudian, di Kapuas Hulu yang dibanderol Rp 50.000/kg, di Kabupaten Manokwari Selatan yang harga bawang putih dipatok Rp 63.750/kg.

Berita Kapan ID
Berita Kapan ID PT. Berita Kapan Digital

Posting Komentar untuk "Indonesia Sejak Awal Tahun Impor Bawang Putih 229 Ton 98% Dari China"

Advertisement
Advertisement
Advertisement

Advertisement